Postingan

Menampilkan postingan dari 2018

Sketsa Kata -Tentang Hidup

Tidak semua orang suka padamu. Dan ini adalah bagian dari hidup yang tidak bisa disanggah. Abaikan mereka yang berucap benci. Lagipula, hidupmu tidak akan berakhir begitu saja hanya karena cemoohan mereka. Ambil baiknya, dan tetaplah baik.

Kata Perkata

Gambar

Cerita (Hanya Cuplikan)

Gambar
1. Karma , They Say Hati itu mudah berbalik. Kukatakan padamu, jangan melebihkan pada apapun di dunia ini. Jangan berlebihan membenci, jangan berlebihan mencinta. Kau tidak akan pernah tahu bahwa kertas yang tadinya putih akan tetap putih atau mengusam. Kau tidak akan pernah bisa menjamin perasaanmu sekarang akan tetap sama atau berubah nantinya. Percayalah padaku. Karma itu ada. ( https://my.w.tt/4w1V1lQ1dS ) 2. Blessings in Disguise Aku pernah menuluskan perasaanku padanya. Aku pernah mencintainya dengan lebih. Dan aku pernah menderitakan diriku demi dirinya. Tapi, terimakasih. Karena kepernahan-kepernahan itu, bahagia yang bahkan  tidak mampu kujabarkan kini berpihak padaku. (still ongoing)

Tak Perlu Berpura

Tidak melulu apa yang terjadi padamu harus dipura-purakan. Sudahlah, segala sesuatumu itu telah diskenariokan. Pun memaksa, kamu juga tidak bisa menghindar. Lalu apa? Kamu yang hanya bisa berharap dan meminta.   *** Sebenarnya, kamu tak perlu berpura. Tak perlu cemas memikirkan apakah orang lain senang denganmu. Hidupmu tidak untuk menyenangkan mereka, bukan? Cukup apa adanya dan tetap berbaiklah pada mereka. Ini hidupmu. Perkara tidak suka, itu urusan mereka.

Dia, yang Akan Tetap Tinggal

Ketika kamu merasa dunia seakan menjauh, tengadahlah. Berharaplah pada Allah-mu, satu-satunya yang akan tetap tinggal. Seberapa baik dan sayangnya manusia padamu, dia masih memiliki seratus persen kemungkinan untuk pergi. Nomor satukan Allah-mu di atas segalanya, satu-satunya yang akan tetap tinggal.

Bait Bersyukur

Ketika kamu memiliki beribu alasan untuk mengeluhi hidup, ingatlah bahwa kamu mempunyai alasan tak terhingga untuk bersyukur. Besyukurlah sampai-sampai kamu tidak bisa menakar kadar syukurmu.  Masih bersapa pagi, kan? Memang, alasan bersyukur itu terkadang samar.